Sabtu, 03 Agustus 2013

Catur Internasional: Medina Runner-up Biel Chess Festival 2013

Mulia Ginting Munthe
 
Bisnis.com, JAKARTA— Pecatur putri Indonesia Master Internasional Medina Warda Aulia menempati posisi runner-up pada pertandingan putri dengan 6,5 poin di Biel Chess Festival di Swiss yang berahir, Sabtu (3/8/2013) waktu setempat.

Manajer tim Indonesia, Kristianus Liem dari Swiss, melaporkan kepada Bisnis, untuk meraih gelar Norma Grandmaster (Norma GM) terakhirnya, sebelum resmi menyandang predikat GM, Medina hanya kekurangan setengah angka.

“Sangat disayangkan nilainya hanya kurang setengah poin untuk mencapai Norma WGM terakhirnya,” kata Kristianus atas penampilan pecatur nasional yang memiliki memiliki elo rating 2.286 tersebut.

Juara kelompok wanita direbut GM Zhao Xue (2.553) dari China yang meraih 7 poin. Sedangkan peringkat ketiga juga diduduki pecatur China lainnya GM Huang Qian (2.448) dengan 6 poin.

Pada pertarungan putra yang diikuti pecatur senior Indonesia GM Utut Adianto, menempati peringkat keenam pertarungan klasik. Total poin yang diraihnya 7,5 dari 13 babak pertarungan.

Pecatur terbaik putra Indonesia GM Susanto Megaranto yang juga sebagai anak didik Utut, menempati peringkat ketujuh dengan poin yang sama dengan Utut, tapi kalah tie-break Bucholz.

Juara catur klasik direbut GM Pentala Harikrishna (2.680) dari India dengan mengumpulkan 8,5 poin. Disusul GM Mateusz Bartel (2.619) dari Polandia dan GM Dragan Solak (2.598) dari Turki, masing-masing meraih 8 poin.

Untuk turnamen kategori di bawah elo rating 2.000, pecatur putri Indonesia Master FIDE (MF) Nadya Anggraini menduduki posisi ketiga dengan 7 poin dari 9 babak yang dimainkan.
Juara kelompok ini diraih Edvard Sayadyan dari Armenia dengan 8,5 poin, disusul Polandia Ireneusz Lada dari Polandia dengan 7,5 poin.  Pecatur Indonesia langsung kembali ke tanah air, Sabtu.

Biel atau Bienne yang menbjadi penyelenggara turnamen, merupakan kota kecil Swiss yang terletak pad aperbatasan Prancis, Jerman, dan Belgia.  Di kota ini sebagian warga Swiss berbahasa Prancis dan sebagian berbahasa Jerman.
 
Editor : Ismail Fahmi

Sumber : http://m.bisnis.com/catur-internasional-medina-runner-up-biel-chess-festival-2013

Jumat, 02 Agustus 2013

Bali Wakil Asia di Festival Budaya Internasional di Kota Plovdiv, Bulgaria

Tim kesenian Bali pada 2013 menjadi satu-satunya wakil dari negara Asia yang mengikuti Festival Kebudayaan Internasional di kota Plovdiv, Bulgaria.
Ketua Tim Kesenian Bali Indonesia, Prof. Made Titib menyatakan, kehadiran tim kesenian Indonesia dalam festival Kebudayaan Internasional di Kota Plovdiv ini merupakan kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Bulgaria.
“Kita diundang secara resmi untuk hadir ikut serta dalam festival kebudayaan internasional di Bulgaria. Kita berangkat juga seizin menteri, dan tentu saja menggunakan anggaran resmi dari negara, semuanya sudah ada anggaran resminya. Ini tugas negara dalam rangka mempromosikan budaya Bangsa Indonesia dan juga Bali di dunia internasional,” ujar Prof. Titib kepada INILAH. COM, Selasa (30/7/2013).
Festival yang digelar rutin sejak 19 tahun lalu itu berlangsung mulai tanggal 29 Juli hingga 3 Agustus 2013. Selain di Kota Plovdiv, tim kesenian dari Bali juga akan pentas di kota lainnya yakni di Kota Stamboliyski dan Gabrovo.
“Ini merupakan festival budaya tahunan, semua jenis kesenian tradisional masing-masing negara ditampilkan di tempat ini, sangat menarik untuk dikunjungi,” imbuh Dina Martina, dari Dinas Penerangan Sosial Budaya KBRI Sofia Bulgaria.
Festival Kebudayaan Internasional di Kota Plovdiv Bulgaria ini diawali dengan parade budaya yang diikuti negara-negara peserta. Parade budaya ini dimulai dari area Levski House menuju Stefan Stambolon Square di pusat kota kuno Plovdiv. Parade budaya ini diikuti beberapa negara peserta seperti Armenia, Venezuela, Yunani, Indonesia, Italia, Rumania, Slovakia, dan tuan rumah Bulgaria, serta beberapa partisipan lokal.
Dalam parade budaya ini, para peserta parade menampilkan aneka jenis kesenian dari negara masing-masing yang didominasi oleh tarian dengan pakaian khas uniknya masing-masing. Parade tim kesenian Indonesia yang terdiri dari tim kesenian Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar dan tim kesenian Sandhimurti Indonesia, menampilkan parade penari Bali, tari barong dan rangda, serta dua buah ogoh-ogoh ukuran sedang.
Uniknya, satu buah ogoh-ogoh diarak anggota Sandhimurti yang berasal dari Bulgaria. Dalam Festival Kebudayaan Internasional di Kota Plovdiv, tim kesenian Bali yang menampilkan beberapa jenis tarian termasuk atraksi dua buah ogoh-ogoh ukuran sedang ternyata memukau ribuan penonton dari mancanegara.
Selain mengikuti parade, tim kesenian mancanegara juga menampilkan atraksi kesenian mereka di teater kuno peninggalan Romawi di pusat kota Plovdiv. Di amphiteater tua ini, tim kesenian dari mancanegara bergantian menampilkan atraksi kesenian yang memukau ribuan penonton yang hadir di festival ini. [mvi]

sumber : http://www.halobali.net/25982

Tim Formula Bimasakti UGM Siap Harumkan Indonesia di Jepang

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Tim Bimasakti Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali siap untuk mengharumkan nama Indonesia pada kompetisi internasional ''The 11th Student Formula SAE Competition of Japan 2013''. Kompetisi bergengsi tersebut akan dihelat selama 5 hari, yaitu pada tanggal 3-7 September 2013 di Shizuoka, Jepang.
Sebanyak 77 tim dari berbagai negara yang mengikuti kompetisi itu. Setelah dinyatakan lolos seleksi dokumen yang ketat. Fikri Haykal selaku Team Captain Bimasakti UGM mengaku bahwa, seleksi dokumen pada kompetisi itu sangat ketat.
Pasalnya, di dalamnya terkait data impact dan attenuator, design report, cost analysis, business presentation report, di mana setiap dokumen harus dipersiapkan sedetail mungkin dan melalui berbagai tahap testing dan ujicoba. "Setelah mengikuti kompetisi itu untuk yang ketiga kalinya, kami optimis akan memberikan sebuah pembuktian kepada dunia internasional bahwa Indonesia tidak kalah dalam hal otomotif," katanya.
Untuk tahun ini, tim Bimasakti telah menyusun konsep yang matang selama satu tahun dengan mengusung desain mobil formula gaya eropa dan meng-upgrade komponen mesin yang lebih baik lagi.
''Memang pada tahun ini target kami adalah pada akselerasi dan endurance mobil. Kami yakin mobil Bimasakti generasi ketiga ini mampu membawa kebanggaan sebagai karya orisinil mahasiswa Indonesia. Mobil ini merupakan murni hasil ide dan kreasi mahasiswa UGM, di mana kami menghabiskan sekitar 150 juta untuk pembuatan mobilnya sendiri,'' kata Bagus Basuki selaku Koordinator Teknis.
Kompetisi Student Formula sendiri merupakan kompetisi rancang bangun mobil formula level mahasiswa dengan menggunakan engine 600cc dan kompetisi itu sangat terkenal di negara-negara lain seperti Michigan, Jepang, Jerman, Australia, dan lain lain. Tim Bimasakti sendiri mengaku akan mengadakan Launching Mobil untuk menunjukkan ketangguhan mobil generasi ketiga mereka pada pertengahan Agustus ini.
( Bambang Unjianto / CN26 / SMNetwork )

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/news/2013/08/03/167001/Tim-Formula-Bimasakti-UGM-Siap-Harumkan-Indonesia-di-Jepang